Blog Archive

Puluhan Contoh Hewan Terlangka di Indonesia Lengkap Dengan Penjelasannya

Puluhan Contoh Hewan Terlangka di Indonesia Lengkap Dengan Penjelasannya - Update artikel baru kali ini Mtpelajaran.com akan membahas tentang hewan terlangka di Indonesia lengkap dengan penjelasannya. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam baik flora maupun faunanya. Dalam dunia fauna/hewan, Indonesia memiliki cukup banyak hewan terlangka. Apa saja hewan terlangka di Indonesia ?. Simak ulasannya berikut ini.

Contoh Hewan Terlangka di Indonesia


1. Harimau Sumatera

Puluhan Contoh Hewan Terlangka di Indonesia Lengkap Dengan Penjelasannya

Harimau sumatra atau dalam bahasa latin disebut dengan Panthera tigris sumatrae ini merupakan spesies harimau asli dari pulau sumatra yang termasuk subspesies dari harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini. Ciri dari Harimau ini ialah memiliki ukuran tubuhnya terkecil dibandingkan jenis harimau lainnya dengan warna paling gelap di antara semua spesiesnya.

Harimau sumatera jantan memiliki panjang tubuh sekitar 92 inci dari kepala hingga ekor dan beratnya sekitar 140 kg dengan tinggi 60 cm. Sedangkan pada harimau betina memiliki panjang tubuh sekitar 78 inci dan berat sekitar 91 kg. Populasi liar dari Harimau sumatera saat ini hanya tersisa sekitar 400-500 ekor dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered). Penghancuran habitat sendiri merupakan ancaman terbesar terhadap populasi ini. Tercatat sekitar 66 ekor harimau sumatra terbunuh antara tahun 1998 – 2000. Selain karena pemburuan liar harimau sumatera kerap juga di perdagangkan oleh orang-orang tidak betanggung jawab. Perdagangan bagian tubuh dari harimau di Indonesia saat ini semakin memprihatinkan. Dari survei Profauna Indonesia yang didukung oleh International Fund fo Animal Welfare (IFAW) pada bulan juli-oktober 2008, selama 4 (empat) bulan tim profauna mengunjuni 21 kota/lokasi yang ada di sumatra dan jakarta. Dari 21 kota yang dikunjungi, 10 kota diantaranya ditemukan adanya perdagangan bagian tubuh harimau sekitar 48%.

Perdagangan bagian tubuh harimau di Indonesia merupakan perbuatan kriminal, karena melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Berdasarkan pasal 21 dalam undang-undang nomor 5 tahun 1990 poin (d) bahwa “setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yg dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia”. Pelanggar dari ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjara maksimal 5 (lima) tahun dan denda maksimum 100 juta.

2. Badak

Badak bercula dua dari Sumatera atau biasa disebut Badak Sumatera dan badak bercula satu dari Jawa (Badak Jawa) tergolong satwa yang terancam punah di Indonesia. Dari data, menyebutkan jumlah dari Badak Sumatera tersisa sekitar 300 ekor saja. Dan sedangkan Badak Jawa jauh lebih memprihatinkan lagi karena jumlahnya yang tercatat tersisiah puluhan ekor saja. Karenanya, telah dibuat penangkaran khusus di Ujung Kulon Banten untuk melindungi Badak Jawa yang sudah sangat sedikit.

3. Gajah Sumatera

Awalnya populasi dari Gajah ini masih terbilang aman. Namun populasi Gajah Sumatera semakin tahun demi tahun makin menurun drastis jumlahnya akibat perburuan liar. Selain itu juga, hewan ini juga banyak kehilangan tempat tinggal karena hutan yang meraka diami dijadikan kebuh pribadi oleh masyarakat.

4. Anoa

Anoa merupakan satwa endemik asal Sulawesi, sekaligus menjadi maskot dari provinsi Sulawesi Tenggara. Terdapat 2 (dua) jenis anoa yaiu anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan anoa darata renadah (bubalus depressiconis). Keduanya tinggal dihutan yang tidak terjamah oleh manusia.

Sejak tahun 1960-an anoa sudah termasuk kedalam jenis fauna (Hewan) yang berada alam status terancam punah. Dan 5 (Lima) tahun terakhir populasi anoa menurun secara drastis. Saat ini diperkirakan hanya tertinggal 5000 ekor anoa yang masih bertahan hidup. Dan pemburuanlah yang menjadi alasan punahnya populasi jenis fauna endemik sulawesi ini.

5. Kanguru Papua

Kanguru papua merupakan jenis kanguru terkecil yang ada didunia. Adapun beratnya hanya sekitar 3-6 kg, dengan panjang sekitar 90 cm. Fauna jenis ini merupakan salah satu jenis fauna yang dilindungi dari kepunahan yang berasal dari Papua. Kanguru papua ini hanya terdapat di papua berada dikawasan daratan rendah, dihutan wilayah selatan papua dan papua nugini. Kanguru papua terdiri atas 2 (dua) genus yaitu kanguru pohon (dendrolagus) dan knguru tanah (thylogale).

6. Orang Utan

Orang Utan Sumatera dan Kalimantan tergolong kedalam satwa yang langkah atau terancam punah dan sangat dilindungi di Indonesia. Dari segi fisik Orang Utan dari Sumatera berukuran lebih kecil dari Orang Utan Kalimantan. Dari jumlah yang tersisa Orang Utan sumatera lebih sedikit dibanding Orang Utan Kalimantan.

7. Burung Cenderawasih

Burung cenderawasih merupakan anggota dari famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Burung cenderawasih banyak ditemukan di Indonesia bagian timur, pulau-pulau selat tores, Papua nugini dan Australia timur. Burung jenis ini terkenal karena memiliki bulu yang indah dan beraneka warna. Burung Cenderawasih yang paling terkenal ialah anggota genus Paradisaea, termasuk spesies tipenya, Cenderawasih kuning-besar, Paradisaea apoda. Burung Cenderawasin sering dianggap sebagai burung surga. Dan cukup beralasan jika burung cenderawasih dikatakan sebagai burung surga, Burung yang menjadi maskot Papua ini memang memiliki keindahanan dengan warna bulu yang dimilikinya. Warna bulu dari burung cenderawasih yang mencolok biasanya merupakan kombinasi beberapa warna yang lain seperti hitam, cokelat, oranye, kuning, putih, biru, merah, hijau, dan ungu. Burung ini semakin molek dengan keberadaan bulu memanjang dan unik yang tumbuh dari paruh, sayap, hingga kepalanya.

Namun, Burung cenderawasih yang memiliki warna bulu yang indah dan mencolok hanya dimiliki oleh seorang pejantan. Keindahan yang dimilikinya ini digunakan untuk menarik perhatian dari burung betina pada musim kawin. Selain dengan memamerkan keindahan bulu mereka, cenderawasih jantan bahkan melakukan gerakan-gerakan atraktif serupa dengan tarian yang dinamis dan indah untuk merebut perhatian betina. Tiap jenis cenderawasih memiliki jenis tarian dan atraksi yang berbeda satu dengan yang lainnya. Cenderawasih betina cenderung berukuran lebih kecil dengan warna bulu yang tidak seindah dan sesemarak warna dari cenderawasih jantan. Kabarnya, Indonesia merupakan negara dengan jumlah spesies cenderawasih tebanyak. Ada sekitar 33 jenis cenderawasih di Indonesia. Dengan 28 jenisnya ditemukan di Papua.

Karena keindahan yang dimilikinya, membuat keberadaan dari burung ini kian lama makin terancam. Pemburuan dan penangkapan liar karena perdagangan serta kerusakan habitat hidupnya menjadi beberapa penyebab utama makin langkanya burung ini.

8. Komodo

Komodo sendiri merupakan salah satu jenis mamalia yang hanya di miliki oleh Indonesia, dan nama latinnya ialah Varanus Komodensis. Komodo merupakan spesies kadal terbesar yang ada di dunia ini dan hanya hidup di Pulau Komodo, Rinca, Gili Montang, Flores serta Nusa Tenggara (Gili Dasami). Didaerah tersebut nama komodo lebih dikenal oleh masyarakat daerah dengan sebutan “Ora”.

Saat ini Komodo menjadi salah satu hewan yang dimasukkan dalam kategori hewan yang sangat di lindungi karena keberadaan fauna ini sangat rentan terhadap kepunahan. Dan kelestarian fauna ini dijaga dengan di dirikannya taman nasional untuk fauna ini yaitu di Taman Nasional Pulau Komodo yang khusus didirikan untuk mereka.

Fauna spesies kadal raksasa ini ditemukan pada tahun 1910 oleh seorang peneliti dari barat. Ukurannya yang sangat besar dengan panjang rata-rata 2 – 3 meter membuatnya sangat pantes disebut sebagai raksasa. Hewan pemakan daging yang gemar memburu mangsa yang lebih besar darinya ini memiliki gigitan yang sangat beracun sehingga sangat mematikan bagi mangsanya.

9. Jalak Bali

Sesuai dengan namanya, burung langka ini hanya ada atau hanya hidup di Bali, tepatnya bagiat darat dari Pulau Bali. Jalak Bali ini merupakan spesies burung Pengicau. Dengan ukuran sekitar 25 cm.

Mengingat bentuknya yang cantik, penangkapan burung ini untuk diperjualkan atau dijadikan burung hias yang diprediksi sebagai pemicu menurunnya jumlah populasi dari burung Jalak ini. Di perkirakan jumlah yang tersisa sekitar 100 ekor lebih. Burung ini dilindungi di penangkaran Nusa Penida dan Taman Nasional Bali Barat.

10. Pesut Mahakam

Pesut Mahakam dapat dikatakan sebagai Hewan air yang terlangka. Hewan ini merupakan mamalia yang hidup diair tawar. Tercatat jumlah yang tersisa sekitar 70-an ekor saja, dan hanya dapat ditemui di sungai Mahakam.

Adapun beberapa hewan langka lainnya adalah seperti berikut ini :

11. Macan Tutul Jawa
12. Kura-Kura Hutan Sulawesi
13. Elang Flores
14. Rusa Bawean
15. Tokhtor Sumatera (Burung endemik Sumatera)
16. Katak Merah
17. Celepuk Siau
18. Burung Kacamata Sangihe
19. Beruk Mentawai
20. Burung Trulek Jawa dan lain-lain

Demikianlah pembahasan tentang contoh hewan terlangka di Indonesia lengkap dengan penjelasannya. Semoga bermanfaat.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+